John Arne Riise: Tendangan Keras yang Menghantui Alan Smith
John Arne Riise dikenal sebagai salah satu pemain dengan tendangan terkeras dalam sejarah Premier League. Mantan bek kiri Liverpool ini sering mencetak gol spektakuler dari jarak jauh, tetapi ada satu momen yang paling diingat oleh banyak orang—tendangan kerasnya yang secara tidak sengaja menyebabkan cedera mengerikan bagi Alan Smith.
Momen Tragis di Anfield
Insiden itu terjadi pada 18 Februari 2006, saat Liverpool menghadapi Manchester United di Piala FA. Pada laga yang berlangsung di Anfield tersebut, Liverpool mendapat tendangan bebas di luar kotak penalti. John Arne Riise, yang terkenal dengan kekuatan kakinya, bersiap untuk melepaskan tembakan keras ke arah gawang.
Alan Smith, gelandang Manchester United saat itu, berusaha melakukan blok terhadap tendangan Riise. Namun, sialnya, bola meluncur dengan kecepatan luar biasa dan mengenai kaki Smith dengan sudut yang buruk. Akibatnya, Smith mengalami cedera patah kaki parah serta dislokasi pergelangan kaki, sebuah insiden yang membuat seluruh stadion terdiam.
Reaksi Riise dan Para Pemain
Setelah insiden tersebut, Riise terlihat sangat terpukul. Ia langsung mendekati Smith, yang tergeletak kesakitan di lapangan. Para pemain dari kedua tim menunjukkan solidaritas, sementara tim medis bergegas memberikan pertolongan. Cedera yang dialami Smith begitu serius hingga ia harus absen dari sepak bola selama hampir satu tahun penuh.
Dalam wawancara setelah pertandingan, Riise mengaku merasa bersalah atas apa yang terjadi, meskipun itu jelas bukan kesalahannya. “Saya tidak pernah berniat mencederai siapa pun. Saya hanya menendang bola seperti biasa, tetapi hasilnya sangat buruk bagi Alan,” kata Riise.
Dampak Cedera bagi Alan Smith
Cedera tersebut menjadi titik balik dalam karier Alan Smith. Sebelum insiden itu, ia dikenal sebagai gelandang tangguh yang bisa bermain di berbagai posisi, termasuk sebagai striker. Namun, setelah kembali dari cedera, ia tidak pernah benar-benar mencapai performa terbaiknya lagi.
Smith akhirnya meninggalkan Manchester United pada tahun 2007 dan bergabung dengan Newcastle United. Meskipun tetap bermain di level profesional, ia tidak bisa kembali ke performa yang sama seperti sebelum cedera.
Baca Juga: Tijjani Reijnders: Maestro Pemimpin Orkestra Kebangkitan AC Milan
Riise dan Tendangan Kerasnya yang Legendaris
Terlepas dari insiden tersebut, Riise tetap dikenang sebagai salah satu bek kiri terbaik yang pernah dimiliki Liverpool. Tendangan kerasnya sering kali menjadi senjata utama bagi The Reds, dengan beberapa gol ikonik yang masih dikenang oleh para penggemar.
Salah satu gol terbaiknya adalah ketika ia mencetak gol spektakuler melawan Manchester United pada tahun 2001, di mana bola hasil tendangannya meluncur dengan kecepatan lebih dari 100 km/jam ke gawang Fabian Barthez.
Momen ketika tendangan keras Riise mencederai Alan Smith adalah salah satu insiden paling memilukan dalam sejarah Premier League. Itu adalah contoh bagaimana sepak bola bisa begitu kejam dan tak terduga. Meski begitu, baik Riise maupun Smith tetap dihormati sebagai pemain profesional yang memberikan segalanya di lapangan.
Hingga hari ini, tendangan Riise masih menjadi legenda di Liverpool, sementara Alan Smith dikenang sebagai pemain dengan semangat juang tinggi yang berusaha bangkit setelah cedera tragis tersebut.
Post Comment